Halo Teman Konco Friend dan semacamnya.
Laman ini menceritakan tentang sebagian dari sedikit informasi kehidupan saya. Meliputi, masa janin, masa bayi, masa balita, masa anak-anak, masa remaja, masa kini, dan masa depan...
Nama saya yang tertera di KTP ( Kartu Tanda Penduduk *sebenarnya ketika saya menulis ini, saya belum punya KTP selembar pun) ialah Irfan Fahrurrozi, tetapi saya mempunyai banyak nama samaran, nama masa kecil, nama mesra, nama ejekan, dan tanpa nama.
Nama samaran saya ialah Van Den Joel. Kenapa Van Den Joel ? Sebenarnya actually, nama Van Den Joel merupakan sebuah ide dari ceplosan teman saya monyetimpor. Karena dia memberi ceplosan nama samaran itu, maka nama dia pun saya samarkan menjadi monyetimpor, walaupun saya tau nama dia Ghufroni An'ars tetapi kalian tidak tau. Makanya saya tidak mau memberi tau kalian. Kecuali kalian membayar untuk itu. Kembali ke nama Van Den Joel, nama tersebut merupakan nama yang diambil dari bahasa Belanda. Salah satu mantan kiper Manchester United bernama Van Der Sar, dan ia seorang Belanda. Salah satu tokoh penjajah yang terkenal bernama Van Den Bosch, dan ia seorang Belanda. Nama samaran saya bernama Van Den Joel, dan saya seorang Jawa. Lho? Van Den Joel sama sekali tidak ada kaitannya dengan Belanda. Dan 100% Van Den Joel berkaitan dengan Jawa. Why? Van Den joel merupakan sebuah pelesetan dari nama ejekan saya. Dan akan saya bahas di bawah nanti...
Nama masa kecil saya ialah Bambang Irawan. Sebuah nama yang diberikan oleh seseorang yang merupakan seorang pahlawan yang "tidak dengan tanpa tanda jasa". Ayah saya seorang pahlawan tanpa tanda jasa --biasa dipanggil Guru--. Itu berarti bukan ayah saya yang memberikan nama Bambang Irawan tersebut. Siapa pahlawan yang "tidak dengan tanpa jasa" ? Beliau adalah ibu saya yang tercinta dan satu-satunya.
Nama ejekan saya ialah pandjoel ( biasa dibaca panjol ). Ketika saya sedang menempuh pendidikan di SMP favorit, seorang teman saya mendedikasikan nama itu kepada saya. Dimana sebelumnya saya dipanggil lebih parah dari itu "Tonggos". Dan itu takdir yang termasuk tidak pilu, tapi takdir yang bisa diceritain ke anak cucu.
Tanpa nama saya ialah " ---- ". Ya! kalo kalian bisa baca, silakan baca saja! tapi itulah tanpa nama....
- Masuk ke era masa janin
Ketika janin, saya mengalami hal-hal yang menyenangkan, apa itu? entahlah, saya lupa sampai sekarang. Dan tidak bisa ingat satu hal pun apa yang terjadi ketika masa janin saya.
- Masa bayi
Saya ingat ketika masa bayi, terjadi antara tahun 1996-1999. Dan itulah masa bayi saya. Sungguh menyenangkan dan penuh perjuangan kan? Itulah kehebatan saya..
- Masa balita
Masa balita, yang terlintas dari pikiran saya sekarang power rangers mighty morphin dan patlabor serta jetman ( sentai jepang ). Itu yang terlintas dari pikiran balita saya saat sekarang ini atau lebih tepatnya saat saya menulis ini.
- Masa anak - anak
Yang saya lakukan ketika anak-anak? berharap jadi orang dewasa!, cita-cita saya ketika anak-anak menjadi "supir angkutan kota". Dan itu nyata. Sebuah cita-cita ketika anak-anak. Hal yang paling mengesankan tentu acara tivinya. Teletubies, salah satunya...... Masa anak-anak ialah masa dimana Indosiar, RCTI serta SCTV masih "child friendly". Ketika hari minggu, mereka semua berlomba-lomba mencari rating tertinggi. Dan itu saya suka.
- Masa remaja
Cukup beruntung dibanding remaja-remaja lain. Masih menganggap ini hanya dunia biasa saja. Yang terlintas mulai tidak ada yang terlintas. Temui saya ketika anda penasaran dengan masa remaja saya.
- Masa kini
Anak kuliahan, kadang bolos kuliah, kadang nggak makan, kadang nggak internetan, kadang nggak tidur, kadang nggak rajin, dan selalu membuat rencana untuk masa depan ( cara berpikir orang berotak kiri )
- Masa depan
Cerah, sukses dan pastinya sakinah mawadah warohmah dengan wanita yang cantik luar dalam.
No comments:
Post a Comment
Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.