Tuesday, January 13, 2015

Cerita Saya Hari Ini

Setelah beberapa hari yang lalu saya menyatakan bahwa Wordpress mempunyai tampilan yang lebih bagus dari Blogger, hari ini saya mulai lagi membuka blog saya yang menggunakan platform Wordpress irfanfahrurrozi.wordpress.com. Blog itu saya buat pada bulan November tahun 2013. Dan awal pembuatan blog itu sebagai blog pribadi saya. Tapi memang karena menurut saya platform Wordpress susah dipelajari, jadi ya saya tetep setia menggunakan platform Blogger.

Kembalinya saya di Wordpress, di tandai dengan sebuah artikel berjudul Selamat Datang Kembali. Penggalan kisahnya bercerita kenapa alasan saya berada di Wordpress lagi.
Dari segi desain wordpress ini, saya masih belum bisa mengembangkannya. Hanya terpaku dengan apa yang sudah disediakan platfrom ini. Suatu hal yang sampai sekarang memang sulit saya kuasai. Karena itulah, saya sangat jarang sekali membuka platfrom ini, walau saya menggunakannya. Hanya setahun sekali saya menulis di platfrom ini.
Saat ini memang saya sudah mempunyai blog pribadi saya sendiri yang menggunakan platfrom blogger di ifahrurrozi.blogspot.com, dan saya sudah secara professional mengelola blog itu. Tetapi, beberapa hari ini saya melihat beberapa blog yang menggunakan platfrom wordpress, dan entah kenapa ketika saya bandingkan tipe tampilannya dengan blog yang bertipe platfrom blogger, saya merasa jika wordpress sangat unggul dalam tampilan look-nya.
Nah itu penggalan dari apa yang saya tulis di artikel tersebut. Cukup menjelaskan kenapa saya kembali menulis cerita di Wordpress saya. 

Bertepatan dengan kembalinya saya di Wordpress, bertepatan pula dengan kabar duka dari pemain Laskar Pelangi "Verrys Yamarno" yang berperan sebagai seorang Mahar di film tersebut. Verrys meninggal diduga karena mengalami vertigo yang disebabkan kecelakaan motor ditahun 2011. 

Saya pun menuliskan tanggapan saya tentang sosok Verrys di Wordpress saya, berjudul Selamat Tinggal Verrys Yamarno. Saya sangat merekomendasikan Anda membacanya. Tentang apa yang saya pikirkan terhadap Mahar. 

Diakhir kisah itu, saya mengucapkan:
Selamat Jalan Verrys “Mahar” Yamarno. 
Sebagai tanda hormat saya kepada Verrys si Anak Belitong yang memang berjasa bagi Belitong bahkan kepada seluruh masyarakat Indonesia. 

No comments:

Post a Comment

Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.

Published By Irfan Fahrurrozi