Fakta bakal di-update terus, sesuai apa yang saya temui ketika itu.
- Kebelet BAB, masukkin batu ke saku!
---Penjelasannya---
Apapun alasannya, yang namanya kebelet BAB sudah seharusnya untuk dituntaskan. Tidak untuk ditahan. Seperti cinta dan kentut, kebelet BAB jika ditahan akan sakit. Sakitnya dimana? Di situ. Kebanyakan orang--termasuk saya--kalo nahan BAB selalu mengambil batu, terus dimasukkin ke kantong. Kenapa? Ini penjelasannya,
Ketika kita kebelet BAB, kita akan merasa tidak fokus dan gelisah. Apapun yang kita lakuin, selalu terpaku dengan kebelet BAB kita. Untuk mengatasi itu, "batu" jadi salah satu solusinya. Alasan kenapa batu bisa jadi obat manjur nahan BAB, karena kita sendiri. "Kita percaya secara tidak logika (un-logic) bahwa batu punya kekuatan misterius untuk menahan BAB". Sesungguhnya tidak ada ilmu itu pada batu yang masuk ke kantong. Ilmu sesungguhnya ada di diri kita, tepatnya fokus kita. Ketika percaya tentang kekuatan itu, kita akan otomatis fokus kepada batu tersebut akan kekuatannya. Sehingga rasa gelisah kita akan berkurang drastis, karena fokus kita terhadap batu tersebut. Fokus karena percaya kekuatannya. Jika Anda benar-benar fokus di batu tersebut, otomatis Anda akan bisa menahan BAB Anda lebih lama. Hal itulah yang menyebabkan batu bisa membuat kita menahan BAB.
"Oya, Anda sekarang sudah mengetahui kenapa batu bisa membantu Anda menahan BAB. Ketika Anda ingin menahan BAB dan menggunakan batu, sayang sekali itu tidak berhasil. Karena ketika Anda menyimpan batu dikantong, Anda akan teringat fakta saya diatas, dan sugesti terhadap adanya kekuatan dibatu akan hilang dari diri Anda. Alhasil, batu tersebut tidak akan memberikan sebuah Fokus untuk menahan BAB Anda. Karena Anda tidak akan bisa fokus lagi di batu itu. Maafkan saya karena sudah memberikan fakta yang membuat Anda tidak bisa menggunakan batu untuk menahan BAB Anda."
- Mengetahui kebohongan seseorang secara spontan!
---Penjelasannya---
Apapun alasannya, yang namanya berbohong itu sudah pasti dosa. Dan sudah pasti akan menimbulkan kebohongan-kebohongan selanjutnya. Karena yang namanya kebohongan merupakan sebuah sekuel dan bersifat berantai. Jika salah satu rantai tak terpenuhi, efeknya kebohongan akan terbongkar. Nah, berdasarkan fakta yang pernah saya lakukan, ada satu Trik efektif mengetahui kebohongan seseorang.
Yakni menggunakan teknik "Api dibalas Api". Jika dia berbohong, maka kita balas dengan senjata kebohongan. Bukan hanya sekedar kebohongan belaka, tetapi kebohongan yang membuat pancingan kepada tersangka untuk membongkar kebohongannya sendiri tanpa adanya unsur kekerasan atau yang lainnya. Cukup dengan unsur "spontanitas".
---Contoh---
Pengalaman saya sekitar dua tahun yang lalu. Ketika saya disekolah, temen saya yang paling tidak disegani temen-temen yang lain, berbohong kepada saya. "Tadi pagi pas berangkat aku lewat depan rumahmu!". Sebuah kalimat yang bisa menjadi kebohongan atau fakta. Untuk membuktikan kalimat tersebut, saya dan Anda harus melakukan "senjata kebohongan". Saya cukup berbohong "Lho, lha jalan depan rumahku itu di PERBODEN, jadinya gak ada yang bisa lewat". Sedangkan, kenyataannya jalan depan rumah saya biasa saja, dan bebas hambatan. Apa respon teman saya? dia bilang "Loh, emang iya?". Dari responnya, sudah pasti 90% dia berbohong. Selanjutnya kita pastikan yang 10%-nya. Cukup dilihat, gerak-gerik atau bahasa tubuhnya. Seseorang yang berbohong secara sempurna sekalipun, jika sudah terbongkar 90% kebohongannya, sudah pasti dia akan melakukan hal bodoh!. Entah kata-kata ngawur, gerak-gerik aneh, atau senyam-senyum.
Nah, jika teman saya tidak berbohong sama sekali, pasti akan? Ngotot! dengan jawabannya. Itu pun masih ada kemungkinan jika dia berbohong. Maka, cukup lakukan "senjata kebohongan" selanjutnya. Seperti menanyakan hal bohong lainnya. Maka lama-kelamaan akan terbongkar dengan sendirinya tanpa paksaan!. Jika memang dia tidak mau menjawab "senjata kebohongan" kita, cukup Cap dia sebagai PEMBOHONG.
Sebenarnya saya sudah menemukan teknik "senjata kebohongan" ini semenjak saya SD. Untuk lain hal, Anda harus mempunyai fast respon tentang "senjata kebohongan" macam apa yang harus dikeluarkan. Semuanya tergantung dengan kondisi dan kebohongan dari tersangka. Jadi Anda dituntut untuk mempunyai IQ yang lebih jenius ketimbang tersangka!
Kebanyakan orang, ngasih duit ke pengamen pas pengamen itu sedang menyanyikan di awal lagu. Kebiasaan itu terus menjadi hal salah kaprah menurut saya. Ya mereka harus nyanyi genap satu lagu dong! Kalo diawalnya doang, ya itu wajar kalo disamakan sama pengemis. Ya kan!
Oke jadi, ketika flu itu, pasti ada cairan itu di alat pernafasan kita. Biasanya dia di saluran hidung. Nah pas disaluran hidung, namanya masih Ingus. Terus pas kita tidur, pas bangunnya biasanya cairan tadi pindah ke tenggoroka. Nah pas disitu namanya dahak!. Jadi sebenarnya itu memang cairan yang sama tanpa berbeda sama sekali, hanya saja tempat dimana ia berada yang membedakan.
Untuk pembuktian, sudah tau rasanya dahak kan? kaya gitukan. Jadi ada yang gak percaya kalo mereka itu sama?. Cara pembuktiannya cukup, emut aja ingus yang baru aja dikeluarkan dari hidung. Khususnya ingus yang kental dan warnanya kuning. 100% saya yakin rasanya sama, walau saya belum pernah nyoba.
- Kenapa Pengamen Sering di samakan levelnya dengan pengemis.
---Penjelasannya---
Ada sebuah pekerjaan yang mudah dilakukan. Sering di samakan levelnya dengan pengemis. Namanya pengamen. Pengamen itu selalu membawa alat musik, kebanyakan kecrekan. Yang lebih bermodal bawanya gitar. Yang lebih bermodal dan professional, bawanya seperangkat set alat musik---biasanya dijalanan Malioboro---dari bambu. Nah, kenapa kok pengamen disamakan levelnya dengan pengemis?
Kebiasaan pengamen ialah: Datang, Menyanyi, Dapet Duit, Pergi.Karena sistem itulah, mereka disamakan levelnya dengan pengamen. Kebiasaan saya biar mereka tidak disamakan dengan pengamen: "membayar mereka ketika lagu yang dinyanyikan genap satu lagu". Tapi sayangnya mereka sudah nyerah duluan. Dan baru sampe pertengahan lagu, terus mereka pergi.
Kebanyakan orang, ngasih duit ke pengamen pas pengamen itu sedang menyanyikan di awal lagu. Kebiasaan itu terus menjadi hal salah kaprah menurut saya. Ya mereka harus nyanyi genap satu lagu dong! Kalo diawalnya doang, ya itu wajar kalo disamakan sama pengemis. Ya kan!
- Kenapa masakan mie instanst semua orang beda rasanya, walau merk mie nya sama!
---Penjelasannya---
Sebuah fakta yang memang nyata saya temukan di kehidupan saya. Mie instant masuk juga makanan favorit saya broh. Tapi ya entah kenapa mie bikinan ibu saya kok ya yang paling enak diantara yang lainnya. Berbeda dengan ibu kantin pas saya SMK dulu. Mungkin anak dari ibu kantin itu bakal bilang kalo masakan mie ibunya lebih enak ketimbang mie ibu saya.
Jadi menurut analisa saya, walaupun tata cara rumus pembuatannya sama, dan di situasi keadaan tempat yang sama, juga dengan peralatan masak yang sama. Tiap orang bakal menghasilkan rasa mie yang berbeda! Kenapa?
Karena, sama halnya dengan menulis huruf. Ketika huruf A ditulis pada keadaan yang sama, tempat yang sama, peralatan yang sama, dan juga rumus cara pembuatan yang sama, akan menghasilkan huruf A yang berbeda. Walau perbedaan itu hanya sedikit dan nyaris tak nampak!Begitu juga dengan mie instant. Setiap orang mempunyai tangan yang sama, tetapi dengan keahlian yang berbeda. Walau keahliannya sama, pasti hasilnya beda. Itu sudah jadi rumus dari-Nya.
Setiap orang itu berbeda-beda.Nah gitu maksudnya. .. Semua tergantung intuisi serta perasaan sang pembuat.
- Ingus dan Dahak!
---Penjelasannya---
Sudah tau ingus kan? dahak? Kalo sudah tau, tinggal tau misterinya. Ingus dan dahak ibarat suatu pasangan kekasih dengan flu. Penyakit yang paling sering saya derita. Pas flu sering ada ingus dan dahak, tapi kadang cuma ingus doang, kadang juga cuma dahak doang. 17 tahun dari saya dilahirkan, analisa saya menunjukan jika:
Ingus dan Dahak, suatu cairan yang sama. Tidak berbeda sama sekali.Pernah liat ingus kental kan? Pernah liat dahak kental kan? warnanya? kuning!.
Oke jadi, ketika flu itu, pasti ada cairan itu di alat pernafasan kita. Biasanya dia di saluran hidung. Nah pas disaluran hidung, namanya masih Ingus. Terus pas kita tidur, pas bangunnya biasanya cairan tadi pindah ke tenggoroka. Nah pas disitu namanya dahak!. Jadi sebenarnya itu memang cairan yang sama tanpa berbeda sama sekali, hanya saja tempat dimana ia berada yang membedakan.
Untuk pembuktian, sudah tau rasanya dahak kan? kaya gitukan. Jadi ada yang gak percaya kalo mereka itu sama?. Cara pembuktiannya cukup, emut aja ingus yang baru aja dikeluarkan dari hidung. Khususnya ingus yang kental dan warnanya kuning. 100% saya yakin rasanya sama, walau saya belum pernah nyoba.
ra kesel ngetik'e?
ReplyDeletehahaha, .
Delete