Saturday, February 28, 2015

Lingkungan Bisnis

Minggu ini, minggu kedua  saya sebagai seorang mahasiswa semester dua. Mahasiswa yang sudah dengan baik lulus dari semester satu tanpa ada hambatan yang berarti. Sebuah permulaan yang cukup bagus sebagai seorang mahasiswa baru. Mahasiswa yang baru saja mengalami gejolak-gejolak dalam dunia perkuliahan. Melalui tantangan-tantangan yang secara langsung berhadapan. Tantangan-tantangan yang pastinya menentukan nilai dikemudian hari.

Hari sabtu ini, hari terakhir saya belajar mata kuliah lingkungan bisnis. Mata kuliah umum yang terdiri dari beberapa sub pelajaran tentang apa dan bagaimana lingkungan bisnis itu. Semua pasti berguna untuk saya dan juga teman-teman seperjuangan saya sekarang ini untuk menaklukan masa depan tentunya. Merubah masa depan yang hanya ada di alam mimpi, menjadi masa depan yang bisa hadir dalam kehidupan nyata.

Sudah ada beberapa profesor hebat yang sengaja meluangkan waktunya untuk memberikan pelajaran dalam bentuk seminar kepada saya dan juga teman-teman saya selama dua minggu ini. Semuanya orang-orang yang benar-benar hebat. Dari orang yang paham tentang hukum, hingga orang yang sudah menjelajah negara-negara di dunia. Ada juga seorang wanita yang saya pikir sudah menguasai lebih dari empat bahasa dan bisa dibilang polyglot. Semuanya dengan ikhlas memberikan pelajaran yang pastinya sangat berharga.

Lingkungan sosial budaya, salah satu sub pelajaran yang ada di lingkungan bisnis. Di pandu oleh ketua STMIK Amikom Yogyakarta, Pak Yanto. Sudah jelas-jelas orang hebat, tentu yang diajarkan juga hebat. Dan memang benar, beliau memberikan tips-tips yang pastinya bisa membuat saya dan yang lainnya lebih survive membangun perekonomian sebagai pahlawan devisa. Pahlawan yang kebanyakan orang anggap hanya seorang pembantu rumah tangga yang bekerja di luar negeri yang pastinya sering di aniaya oleh majiaknnya.

Tapi, semua justru bertolak belakang. Bukan bekerja sebagai pembantu yang hanya bisa di aniaya oleh majikannya di luar negeri, tapi bekerja sebagai pelaku bisnis online. Bisnis yang memanfaatkan jaringan internet untuk mencari penghasilan. Semua dibedah total oleh Pak Yanto. Dari bagaimana orang-orang mendapat uang, hingga bercerita tentang mereka-mereka yang sudah berhasil menggiat bisnis dalam dunia online

Semua itu membuat saya dan yang lainnya lebih termotivasi tentunya. Termotivasi untuk segera cepat-cepat berhasil membangun perekonomian pribadi melalui bisnis online. Bisnis yang bukan hanya menguntungkan, tapi juga dapat memajukan perekonomian negara dengan menjadi pahlawan devisa hingga meringankan beban orang tua yang sudah susah payah membantu saya dan yang lainnya dalam bidang materi. 

Singkat cerita, Pak Yanto pun memberikan tugas akhir mata kuliah lingkungan bisnis. Tugas yang membuat saya dan yang lainnya berperan aktif untuk menjadi pahlawan devisa untuk negara. Tugas yang bisa dianggap sebagai langkah pertama kami semua memulai berjuang dalam bisnis online. Semua bakal terwujud dengan usaha kerja keras dan doa yang berkelanjutan, kata Pak Yanto. Dan saya yakin akan itu setelah apa yang sudah saya alami seperti sekarang ini. Semoga kami semua mampu menjadi pahlawan devisa yang sebenar-benarnya.

No comments:

Post a Comment

Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.

Published By Irfan Fahrurrozi