Wednesday, March 4, 2015

Google Adsense Publisher

Google Adsense, sebuah program pengiklanan dari Google Corp. bagi pengguna akun Google di seluruh dunia. Sebuah layanan advertising yang bertujuan untuk meningkatkan suatu usaha maupun bisnis secara perseorangan maupun secara kelompok dengan menggunakan iklan online dengan biaya dalam setiap iklannya.

Hal inilah yang membuat para blogger seperti saya, mengais rezeki dari Google Corp. Yakni dengan cara menjadi Google Adsense Publisher. Yaitu orang yang sudah di setujui untuk menampilkan iklan seseorang yang sudah melakukan periklanan online dengan Google AdWords. Dan kita sebagai penampil iklan tersebut akan mendapat fee dari iklan yang kita tampilkan dalam blog maupun website yang kita miliki.



Bisa dibilang mudah walau relatif susah jika memang tidak tahu tips maupun trik untuk menjadi seorang Google Adsense Publisher seperti saya tentunya. Sejak tahun 2011, saya sudah melakukan research serta percobaan untuk menjadi seorang Google Adsense Publisher. Dan 3 tahun kemudian saya baru menjadi seorang Google Adsense Publisher. 

Bukan karena susah, tapi karena memang saya waktu itu belum paham serta belum mampu menjadi Google Adsense Publisher seperti sekarang. Karena dulu saya belum memenuhi klasifikasi dari Google Corp. Tapi sekarang sudah beberapa bulan, saya menjadi seorang Google Adsense Publisher, dan bisa dibilang seorang pemula dalam bidang ini.

Menurut sejarahnya, Program AdSense didirikan setelah Google mengakuisisi Pyra Labs pada bulan Februari 2003. Sebulan berikutnya tepatnya pada tanggal 4 Maret 2003, Chairman Google dan CEO, Erick Schmidt, mengumumkan layanan iklan konten bertarget yang disebut AdSense. Untuk mendukung program adsense, pada 23 April 2003 atau sebulan kemudian google mengakuisisi Applied Semantics yang teknologinya mendukung layanan AdSense.

Sejak AdSense didirikan, unit AdSense for Content hanya mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan Asia Timur, serta satu negara Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand. Namun akhirnya pada tanggal 1 Februari 2012 Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk menampilkan unit iklan AdSense for Content, setelah sebelumnya bahasa Indonesia hanya didukung untuk unit AdSense for Search saja. Kini AdSense for Content mendukung 36 bahasa negara di dunia.

Pada tanggal 7 November 2012 Google mengumumkan telah memperbarui aplikasi permohonan AdSense bagi publisher baru yang mendaftar AdSense melalui mitra host, artinya pendaftar baru yang mendaftar AdSense melalui Youtube, Blogger dan Hubpages. Sejak saat itu akun AdSense dibedakan menjadi dua macam, yaitu akun AdSense hosted dan akun AdSense non hosted. Berdasarkan catatan resmi Google, jumlah publisher AdSense kini mencapai lebih dari 2 juta publisher di seluruh dunia.

Tentu dalam perkembangannya, Google Adsense sudah memiliki lebih banyak publisher dan juga pengiklan. Hal inilah yang membuat Google Adsense Publisher sebagai bisnis yang menjanjikan. Kita bisa menghasilkan ribuan hingga ratusan ribu dollar Amerika hanya dengan memasang banner yang sudah disediakan oleh Google. Dan kita hanya cukup menunggu tanpa melakukan apapun untuk mendapatkan dollar. 

Tapi kita harus terus melakukan pembaruan dalam blog maupun website yang diolah untuk mencegah down-nya trafik blog ataupun website kita. Hal ini yang mempengaruhi turunnya pendapatan dalam menjadi Google Adsense Publisher. Jadi selayaknya kita harus terus berusaha tanpa henti walau menunggu bisa menghasilkan. Tapi orang yang menunggu sudah pasti kalah dari mereka yang melakukan usaha serta kerja keras. 


=====================================================================================

No comments:

Post a Comment

Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.

Published By Irfan Fahrurrozi