Ramadan, orang-orang menyebutnya sebagai bulan 1000 berkah. Termasuk salah satu provider penyedia layanan seluler. Tapi bagi saya, Ramadan bukanlah seperti yang orang-orang sebutkan. Ramadan bagi saya bukanlah bulan 1000 berkah, tapi bulan yang 1000 kali lipat dari bulan 1000 berkah dan bahkan bulan yang tak hingga berkahnya. Itu lah Ramadan menurut saya.
Ramadan, bulan ini merupakan bulan yang selalu saya nantikan semenjak saya mengenal bulan Ramadan. Mungkin sekitar umur 7 tahun, saya selalu merindukan Ramadan ketika Ramadan sudah lama berlalu. Keindahan Ramadan lah alasan saya merindukannya. Ramadan memberikan sebuah kehangatan antar sesama manusia di sekeliling saya saat itu.
Suasana Ramadan mendorong saya merindukannya sejak saya masih kecil. Semua tak lepas dari momen-momen yang terjadi hanya ketika Ramadan datang dengan segala keistimewaannya. Momen-momen spesial yang datang selalu membawa keceriaan pada diri saya ketika itu bahkan hingga sekarang.
Kebanyakan anak-anak menyukai saat-saat ketika Ramadan usai. Saat-saat di mana mereka akan menemukan sebuah fase yang dinamakan lebaran. Saat-saat di mana mereka akan mendapat kebahagiaan dari uang saku yang mereka dapat ketika lebaran datang. Kebahagiaan dari pakaian baru yang mereka kenakan ketika lebaran menjelang.
Tapi, kebanyakan dari mereka juga tidak sadar bahwa momen-momen spesial yang hadir ketika Ramadan akan hilang ketika lebaran datang. Mereka terlalu senang ketika lebaran datang dengan segala kemewahan yang bakal didapatkan. Mereka seakan lupa jika Ramadan lebih spesial dari lebaran.
"Orang yang merindukan Ramadan, maka tubuhnya diharamkan dari api neraka"~ Guru agama saya
Sekarang mereka dan juga saya sudah meninggalkan fase anak-anak. Dan sepertinya mereka sudah sadar akan kesedihan yang saya rasakan di akhir penghujung Ramadan. Mereka sudah bisa merasakan sendiri pentingnya Ramadan. Dan mereka juga sudah berdoa berharap bertemu Ramadan berikutnya seperti yang sudah-sudah.
Saya dan mereka pastinya masih berharap bisa bertemu Ramadan berikutnya, 3 bulan dari sekarang. Ramadan kemarin saya lalui 1 bulan penuh di sini. Dan kemungkinan sepertinya hal itu akan terjadi lagi di Ramadan berikutnya.
Ada banyak sekali yang saya rindukan dari Ramadan masa kecil saya. Dari ketika hari masih pukul 3 pagi hingga hari sudah pukul 10 malam. Semua sangat berkesan ketika itu. Keluarga, teman-teman serta orang-orang di sekitar saya memberikan kesenangan untuk saya kala itu.
Dan ini beberapa yang saya rindukan ketika Ramadan kala itu.
No comments:
Post a Comment
Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.