Farhanitatre & PrerajulisationSebuah istilah yang saya ambil dari sebuah film garapan bollywood. Istilah tersebut muncul ketika ada seorang mahasiswa yang mencoba memberikan contoh kepada dosennya bagaimana cara mengajar yang baik. Di situ diceritakan bahwa sistem yang ada di perguruan tinggi tersebut telah membuat mahasiswa tertekan hingga stres dan pada akhirnya ada seorang mahasiswa yang bunuh diri karena sistem yang diterapkan tersebut.
Film itu berjudul '3 Idiot'. Film yang sempat menjadi rekor film garapan bollywood terlaris dan paling sukses di negara asalnya India. Dilihat dari judulnya, film ini jauh dari kesan layak ditonton. Beberapa orang akan melihat bahwa judul film ini akan menceritakan 3 orang yang menderita autis. Dan mereka juga akan berpendapat bahwa film ini tidak akan menarik karena pemeran utamanya ialah seorang yang berkekurangan. Alur ceritanya bisa ditebak, yakni perjuangan 3 orang tersebut.
Tapi ketika saya pertama kali menonton film tersebut, segala pikiran buruk sangka saya tentang isi film tersebut justru tersangkal. Hal ini membuat film itu menjadi film garapan bollywood pertama yang bisa dibilang saya favoritkan. Hingga saat ini, saya tidak pernah menyukai segala film garapan bollywood kecuali film tersebut. Berbeda dengan kakak perempuan pertama saya yang benar-benar menyukai film-film bollywood yang pernah tayang di layar kaca Indonesia.
Film 3 Idiot dibuat pada tahun 2008. Kala itu saya masih bersekolah di sekolah menengah pertama. Film berhasil mengambil hati saya. Film tersebut menceritakan bagaimana kita selayaknya menjalani kehidupan dengan sistem benar. Lebih menekankan memberikan motivasi untuk para penontonnya. Jika dirangkum, menurut saya film ini bergenre komedi motivasi. Bukan hanya sekadar komedi murahan, tapi juga dilengkapi dengan motivasi-motivasi yang benar-benar motivasi.
Ada juga unsur keluarga dan persahabatan. Persahabatan yang terjalin antara 3 orang mahasiswa yang diibaratkan sebagai 3 orang idiot karena tingkah laku mereka yang terkesan konyol. Dimana ketiga mahasiswa tersebut mempunyai cara hidup yang benar-benar berbeda. Dan ada seorang mahasiswa yang berperan sebagai penggerak dua kawannya.
Dari film tersebut saya mengerti bagaimana seharusnya saya menjalani hidup ini dengan sistem yang tepat. Karena hidup tanpa sistem yang tepat hanya membuang-buang waktu hidup kita. Hidup dengan sistem yang tepat pasti membawa kebahagiaan. Membuat goal dari hidup kita. Memberikan kesenangan selama hidup kita.
Menurut saya, mereka yang menonton film ini pasti juga akan merasakan hal yang sama dengan apa yang saya rasakan ketika menonton film ini. Wajar jika film ini pernah memecahkan rekor sebagai film terlaris sepanjang masa di negaranya India.
Berbicara tentang arti istilah diatas tadi, istilah tersebut sebenarnya tidak mempunyai arti yang sebenar-benarnya. Istilah tersebut hanyalah dua nama pemeran utama film tersebut yang di beri imbuhan sehingga menyerupai dengan istilah yang terdapat di dunia permesinan. Begitu juga dengan judul tulisan saya tulis ini, 'Interfitration'.
Judul tersebut merupakan nama teman kecil saya hingga sekarang 'fitra' yang diberi imbuhan sehingga beberbentuk seperti sebuah istilah dalam bahasa Inggris. Sekian.
No comments:
Post a Comment
Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.