Faktanya manusia merupakan makhluk yang haus pengetahuan. Saking hausnya, bisa dibilang hampir tidak ada bedanya dengan serakah tentang pengetahuan. Karena sifatnya ini, manusia sering memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang belum saatnya keluar dari mulut dan pikiran mereka. Memang tak lepas karena pengaruh sifatnya tadi, pertanyaan-pertanyaan itu seakan-akan muncul secara kontinyu tanpa ada jeda meskipun pertanyaan-pertanyaan sebelumnya belum terjawab sama sekali.
Apa batas alam semesta? Di mana batas alam semesta? Kenapa berbatas? Apa yang ada diluar batas alam semesta?
Itu beberapa pertanyaan berantai yang sampai saat ini masih belum terjawab. Memang tidak ada salahnya melemparkan pertanyaan-pertanyaan terhadap sesuatu hal yang memang belum kita mengerti. Pertanyaan berantai seperti itu juga memang layak untuk kita pertanyakan. Bukan untuk kebutuhan nilai-nilai akademis, tapi untuk kebutuhan pengetahuan sepanjang hidup kita.
Pengetahuan sudah menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk-makhluk lain. Ketika pengetahuan di selaraskan dengan akal, maka hal itu membuat kita menjadi makhluk yang paling dianggap tinggi derajatnya hingga makhluk yang paling mulia di antara ciptaan-Nya. Walaupun kita melakukan hal-hal menyimpang, tetap saja kita akan menerima gelar itu sekalipun tak pantas di anggap seperti itu. Itulah hebatnya pengetahuan.
Hingga kini, setiap hal yang terjadi di dunia akan selalu menimbulkan pengetahuan-pengetahuan yang selalu berhubungan dengan kejadiannya. Hukum fisika salah satunya. Suatu ketentuan dan ketetapan apa yang terjadi pasti dikarenakan adanya sebab dan menimbulkan akibat atau kejadiaan tersebut. Kita mengenal hukum fisika sebagai pengetahuan yang mempunyai relasi dengan hidup kita. Tidak bisa dipungkiri bahwa hukum fisika berperan penting dalam kehidupan kita sejak zaman dahulu hingga zaman yang kita rasakan sekarang ini.
Poin terpenting dalam pengetahuan, selalu mempengaruhi kehidupan manusia maupun makhluk-makhluk lain. Seakan-akan pengetahuan menjadi sebuah kunci perubahan terhadap segala sesuatu yang terjadi. Memang benar pengetahuan sama dengan perubahan. Entah perubahan baik atau perubahan buruk, yang jelas pasti menunjukkan perubahan.
Dulu saya sempat berfikir bagaimana Tuhan bisa ada namun tiada. Entah di mana Dia. Yang saya lakukan menatap langit di kala siang hari, mencoba mencari di mana Dia yang diagung-agunkan. Ketika saya tahu bahwa Tuhan itu maha besar, maka saya berpikir tentang seberapa besar kah Dia. Tapi ketika saya menemukan pengetahuan akan Tuhan, hal-hal tersebut menjadi tidak berguna. Saya mengerti akan keberadaannya dari tanda-tandanya. Di mana ada tanda ciptaan-Nya, maka sudah tidak diragukan lagi bahwa Dia memang benar-benar ada meskipun terlihat tiada.
Itulah fungsi salah satu pengetahuan. Memang penting pengetahuan bagi kita. Mengubah hidup tanpa pengetahuan bisa dibilang mustahil. Bergerak sedikit saja sudah merupakan pengetahuan. Tapi beberapa di antara kita masih buta akan hal itu, beberapa lainnya malah justru merasa angkuh akan pengetahuan. Pada akhirnya, pengetahuan menentukkan hidup kita.
No comments:
Post a Comment
Beri komentar kalian terhadap kisah saya yang satu ini.